Turunkan kolesterol? Jangan olahraga!

Banyak yang gagal dalam usaha menurunkan angka kolesterol dalam darah. banyak yang berusaha menurunkannya tanpa melakukan kontrol asupan makanan. Selama makanan sumber kolesterol masih dikomsumsi, maka obat-obatan dan aktivitas fisik yang menjadi tidak berguna. Kontrol makanan yang kita makan jauh lebih berpengaruh pada kondisi situasi ini dibandingkan dengan menambah aktifitas fisik/olahraga atau dengan minum obat. Dengan kontrol makanan yang ekstrim penuruan angka kolesterol otal sebanyak 80 mg/dL dapat dicapai dalam waktu 44 hari. Namun tidak banyak orang yang berani untuk kontrol makanan. Mirip dengan situasi banyak orang yang sulit berhenti merokok. Karena itu artinya berkorban untuk mengurangi ‘kenikmatan hidup’.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s